-->

FAKTA TENTANG GALAKSI DI ALAM SEMESTA INI


Bagaimana kita tahu berapa banyak galaksi di alam semesta kita?
Menurut perkiraan terbaik para astronom, setidaknya ada seratus miliar galaksi di alam semesta yang teramati. Para peneliti ini telah menghitung galaksi-galaksi di wilayah tertentu, dan mengalikannya untuk memperkirakan jumlah seluruh alam semesta.




Para astronom dapat melakukan perjalanan ke beberapa tempat paling terpencil di Bumi dengan menggunakan teleskop optik besar yang jauh dari polusi cahaya untuk melakukan pengamatan. Teleskop optik telah digunakan untuk pengamatan astronomi sejak zaman Galileo, tetapi teknologi telah berkembang secara signifikan sejak saat itu.

Twinkle - Twinkle Little Stars
Bintang-bintang yang berkelap-kelip mungkin cantik dan romantis, tetapi distorsi cahaya bintang oleh perubahan suhu dan kecepatan angin saat melintasi atmosfer telah menjadi tantangan besar bagi penelitian para astronom. Untungnya, optik adaptif sekarang dapat mengatasi kelap kelip bintang-bintang tersebut. Dengan memancarkan laser ke langit malam, lintasan cahaya bintang untuk mencapai teleskop dapat ditemukan lebih akurat. Dan cermin yang dapat dimiringkan dengan cepat untuk menyesuaikan cahaya yang masuk ke teleskop membuat gambar lebih jelas.




Teleskop di luar angkasa
Cara yang lebih sederhana untuk mengatasi distorsi atmosfer adalah dengan meletakkan teleskop di atas atmosfer. Teleskop Luar Angkasa Hubble mengorbit 600 km di atas Bumi dan telah mengirim kembali gambar paling menakjubkan dari alam semesta kita sejak tahun 1993.




Pada 2013, NASA, ESA, dan Badan Antariksa Kanada (CSA ASC) meluncurkan James Webb Space Telescope (JWST) untuk menggantikan Hubble. JWST akan melihat bagaimana alam semesta dimulai dan bagaimana galaksi terbentuk, tetapi untuk melakukan ini, ia tidak akan menggunakan cahaya yang terlihat untuk menghasilkan gambar. Tidak seperti Hubble, teleskop ini akan menggunakan cahaya inframerah.




Dengan peka terhadap cahaya inframerah, JWST akan dapat mendeteksi objek yang tersembunyi di balik awan debu dan galaksi yang bergerak menjauh dari kita dengan kecepatan sedemikian rupa sehingga cahayanya telah bergeser merah keluar dari wilayah yang terlihat dari spektrum elektromagnetik.
BERIKAN KOMENTAR ()